Saya selalu menggunakan pustaka Bisna untuk mengintegrasikan Doctrine 2.X dengan Zend Framework 1.X. Pustaka ini diprakarsai oleh Guilherme Blanco seorang Open Source Evangelist dan Software Engineer di Yahoo!.
Pada tulisan sebelumnya saya telah membahas bagaimana membuat RESTful Web Service menggunakan Zend Framework. Dan kali ini saya akan membahas bagaimana membuat autentikasi pada RESTful Web Service dengan menggunakan Zend Framework.
Pada Zend Framework kita bisa memisahkan aplikasi dalam beberapa modul. Hal ini ditujukan untuk memudahkan kita dalam mengatur kode program. Agar kode program lebih terstruktur dan jelas fungsinya.
Alhamdulillah, tanggal 15 September kemarin saya lulus ujian Zend Framework Certified Engineer (ZFCE). Dan berhubung programmer yang mempunyai ZFCE belum ada di Indonesia, maka saya pun menjadi ZFCE yang pertama. Memang kalau dilihat dari penggunaan Zend Framework di Indonesia masih kalah dengan Code Igniter.
REST web api bukanlah mainan baru lagi saat ini. Salah satu layanan yang menggunakan RESTful Arsitektur adalah twitter. Pada Zend Framework, kita bisa
mengimplementasikan RESTful dengan mudah. Cukup dengan membuat action sesuai dengan method yang digunakan.
getAction() => menghandle request dengan method GET postAction() => menghandle request dengan method POST putAction() => menghandle request dengan method PUT
MySQL tidak mengizinkan kita untuk membuat default value pada field yang bertipe data TEXT. Hal ini sering menimbulkan error message "Field '' doesn't have a default value". Ini terjadi karena field yang bertipe data TEXT tidak diset pada statement SQL yang dijalankan, sedangkan field tersebut tidak mempunyai default value.
Saat ini saya bekerja dengan Subversion lagi, meski secara pribadi sudah beralih ke Git, karena bergabung dengan team yang menggunakan subversion untuk urusan Source Code Management. Pada tulisan kali ini saya akan berbagi tentang penggunaan svn externals dan svn ignore pada project.
svn:externals
Lagi nyantai di hari Minggu sambil browsing, tiba - tiba ada PM dari client yang minta diinstalkan Zend Optimizer di servernya. Karena lagi week end, ya aku tolak aja tuh project 2 digit, karena emang hari ini mau nyantai.
Bahasa pemrograman script seperti PHP dan Python menyediakan fitur untuk menangani pengolahan string maupun array (list pada bahasa pemrograman python). Salah satu hal yang paling sering dihadapi adalah mereverse string.
Diasumsikan string berikut berisi tanggal dengan format dd-mm-YYYY
Pada tulisan sebelumnya saya sudah menceritakan penggunaan doctrine dengan Zend Framework. Dan kali ini saya akan mencoba memberikan contoh penggunaan doctrine yang meliputi:
- Instalasi
- Konfigurasi
- Models & Schema File
- Migrasi